News

Imigrasi percepat layanan kepulangan jamaah haji di bandara

Tangerang (KABARIN) - Kepulangan puluhan ribu jamaah haji ke Indonesia tahun ini mendapat dukungan teknologi canggih di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta mengandalkan teknologi Seamless Corridor Gate (SCG) untuk mempercepat proses pemeriksaan keimigrasian bagi para jamaah yang baru tiba dari Tanah Suci.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta, Galih P. Kartika Perdhana, mengatakan teknologi tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan layanan keimigrasian yang lebih modern, cepat, dan nyaman bagi masyarakat.

"Pemanfaatan SCG terbukti mampu mempercepat proses pemeriksaan sehingga jamaah dapat segera melanjutkan perjalanan menuju Asrama Haji untuk beristirahat setelah menempuh perjalanan panjang," ujarnya.

SCG merupakan sistem pemeriksaan imigrasi tanpa kontak dan tanpa perlu berhenti di konter pemeriksaan. Teknologi ini memanfaatkan pemindai wajah berbasis biometrik serta kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk memverifikasi identitas penumpang secara otomatis.

Dengan sistem tersebut, jamaah yang tiba melalui Gate F7 dapat langsung berjalan melewati koridor pemeriksaan tanpa harus mengantre seperti proses imigrasi konvensional. Seluruh proses verifikasi dilakukan hanya dalam hitungan detik.

Menurut Galih, langkah ini diharapkan dapat membuat proses kedatangan jamaah haji menjadi lebih lancar dan efisien.

"Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan keimigrasian yang profesional, humanis, dan responsif, termasuk dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun ini," katanya.

Meski begitu, petugas imigrasi tetap disiagakan bagi jamaah yang membutuhkan bantuan atau belum dapat diproses melalui sistem otomatis.

Ia menambahkan bahwa optimalisasi teknologi SCG diharapkan mampu mendukung kelancaran mobilitas masyarakat yang keluar dan masuk melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi di Bandara Soekarno-Hatta.

Sementara itu, General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, mengungkapkan bahwa bandara tersebut akan melayani kepulangan sebanyak 34.853 jamaah haji selama periode 1 hingga 30 Juni 2026.

Pada tahap awal kepulangan, sebanyak 836 jamaah dari debarkasi Pondok Gede dan Bekasi telah tiba di Indonesia.

"Jumlah tersebut terdiri atas 391 jamaah debarkasi Pondok Gede dan 445 jamaah Bekasi, yang dilayani oleh maskapai Garuda Indonesia dan Saudia Airlines," katanya.

Secara keseluruhan, Bandara Soekarno-Hatta akan melayani kedatangan 84 kelompok terbang (kloter) selama fase pemulangan haji tahun ini.

Jumlah tersebut terdiri atas 8.701 jamaah dari debarkasi Pondok Gede, 12.092 jamaah dari Bekasi, 9.096 jamaah dari Banten, dan 4.964 jamaah dari Lampung.

Dengan dukungan teknologi berbasis AI dan sistem pemeriksaan otomatis, proses kepulangan ribuan jamaah haji diharapkan dapat berlangsung lebih cepat, nyaman, dan minim antrean setelah perjalanan panjang dari Arab Saudi.

Pewarta: Azmi Syamsul Ma'arif
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: